Apabila perangkat, internet, dan platform e-learning telah tersedia, maka selanjutnya adalah metode pembelajaran seperti apa yang akan diberikan kepada siswa.Sebab, potensi dari e-learning tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal bila sekolah hanya menerapkan metode penugasan dan presentasi saja. Untuk itu, guru dan sekolah harus menjadi lebih kreatif dalam merancang metode pembelajaran interaktif yang menarik dan berbobot untuk siswa.Rencana peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia adalah hal yang sangat sulit di masa lalu. Selain dikarenakan wilayah yang luas serta anggaran yang tidak besar, persebaran guru berkualitas juga dipandang sebagai penyebab human capital index Indonesia di bawah rata-rata dunia.Namun, dunia pendidikan telah jauh berkembang dengan hadirnya e-learning yang dapat diakses seluruh siswa Indonesia tanpa batas wilayah dan finansial.
Pintek mendukung pendidikan di Indonesia Menerapkan metode pembelajaran e-learning di Indonesia memang tidak mudah, selain perlu waktu untuk menguasai materi pembelajaran online, pihak sekolah juga harus memberikan fasilitas agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan maksimal.Misalnya saja, sekolah menyediakan alat pembelajaran seperti laptop, internet hingga memberikan dukungan penuh kepada para pengajar yang ingin mengembangkan kemampuannya atau ingin memperdalam pembelajaran e-learning.Namun untuk mewujudkan hal tersebut tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tapi pihak sekolah tak perlu khawatir karena kini ada Pintek yang akan membantu permasalahan dana yang dihadapi oleh sekolah.Sebagai perusahaan fintech yang sudah berizin dan diawasi OJK, Pintek berkomitmen mendorong transformasi pendidikan di Indonesia dengan layanan keuangan.Pihak sekolah yang membutuhkan dana untuk mengembangkan sarana dan prasarana sekolah seperti merenovasi gedung sekolah, mengembangkan perpustakaan, pengadaan barang jasa pembelajaran dan lainnya dapat mengajukan pendanaan Working Capital di Pintek.Melalui produk Working Capital, pihak sekolah bisa mendapatkan pendanaan hingga miliaran rupiah dengan tenor mencapai 24 bulan. Dana tersebut dapat digunakan untuk melakukan renovasi gedung hingga biaya operasional yayasan.Bunga yang dibebankan juga relatif rendah yaitu bunga flat per bulan mulai 0,9% hingga 2% berdasarkan penilaian credit scoring.Untuk mengetahui lebih lanjut dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau melakukan diskusi dengan tim Pintek melalui DiskusiPintek.
Leave a Comment